Tampilkan postingan dengan label Semester 4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semester 4. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Januari 2015

Mata Kuliah Wajib Arsitektur Interior Semester 4



PROYEK PERANCANGAN 2
Proyek Perancangan 2 merupakan kegiatan perancangan ruang Kelompok Sosial Inti (KSI). Proyek Perancangan 2 merupakan integrasi dalam penerapan pengetahuan perancangan ruang melalui pendekatan gagasan dwelling dan pertimbangan siklus kehidupan dan kegiatan sehari-hari dari KSI, penerapan prinsip-prinsip dasar struktur dan konstruksi bangunan bertingkat rendah, utilitas bangunan serta kaidah-kaidah fisika bangunan. Proyek Perancangan 2 terdiri dari kegiatan pembelajaran dalam dua mata ajaran yang saling mendukung yaitu Perancangan Arsitektur Interior 2 dan Teknologi Bangunan 2.


1. PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR 2
ENAI600005
7 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Merancang ruang kelompok sosial inti (KSI) melalui pendekatan gagasan dwelling dengan mempertimbangkan siklus kehidupan dan kegiatan sehari-hari dari KSI.

Silabus:
Perancangan Arsitektur Interior 2 mengajukan persoalan kritikal ruang kehidupan manusia dalam konteks komunitas urban, melalui perancangan sebuah dwelling. Pengetahuan perancangan mencakup pemahaman pengertian dwelling, observasi dan analisis terhadap sebuah KSI, pemahaman terhadap konteks fisik dan konteks sosial budaya dari rancangan, pengembangan gagasan kualitas ruang secara kreatif, perumusan organisasi dan program ruang, yang menjadi landasan pengembangan gagasan ruang secara terintegrasi, yang dikomunikasikan secara profesional.

Prasyarat:
-          Pernah mengikuti mata ajaran Perancangan Arsitektur Interior 1
-          Pernah atau sedang mengikuti mata ajaran Teknologi Bangunan 2

Tugas:

-          Melakukan kajian yang komprehensif terhadap preseden dwelling dengan kualitas rancangan ruang dan teknologi terbaik;
-          Merancang ruang untuk sebuah KSI.

Buku Ajar:

1.      Karen A Franck, R. Bianca Lepori, Architecture from the Inside Out: From the Body, the Senses, the Site and the Community, Academy Press 2007.
2.      Martin Heidegger, “Building, Dwelling, Thinking”, in Poetry, Language, Thought. New York: Harper and Row, 1971
3.      Erik Erikson, The Life Cycle Completed, WWNorton & Company, 1997
4.      Electa, Rizzoll.The Concept of Dwelling, New York,1984
5.      Toby Israel, Some Place Like Home: Using Sesign Psychology to Create Ideal Places, Wiley-Academy, 2003
6.      Christian Norberg-Schulz,Genius Loci: Towards a Phenomenology of Architecture, Rizzoli, 1984
7.      Bryan Lawson, The Language of Space, Routledge, 2001
8.      Juhani Pallasmaa, The Eyes of the Skin: Architecture and the Senses, John Wiley & Sons, 2012
9.      Hannah Arendt, The Human Condition, The University of Chicago Press,1958
10.  John F Pile, Interior Design.Harry N, Abrams, Inc Publishers, New York, 2004
11.  John E Flynn, Arthur W. Segil,Architectural Interior System: Lighting, Accoustics, Air Conditioning, Van Nostrand Reinhold; 1992.
12.  S.C. Reznikoff, Interior Graphic and Design Standars. Whitney Library of Design, New York 198S.

2. TEKNOLOGI BANGUNAN 2
ENAI600011
3 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Mahasiswa mampu memahami detail konstruksi interior dan furnitur melekat, macam dan sifat material, cara pengkonstruksian, teknik serta proses finishingnya. Termasuk juga memahami utilitas bangunan dan kaitannya dengan ruang interior, kaidah fisika bangunan (passive cooling) untuk kenyamanan, akustik dan pencahayaan.

Silabus:
Aplikasi konsep menjadi bentuk fisik, pengetahuan komprehensif mengenai material, spesifikasi bahan, Kaidah penerapan utilitas serta fisika bangunan (passive cooling) untuk kenyamanan termal , akustik dan pencahayaan.

Prasyarat:
Pernah mengikuti mata ajaran Teknologi Bangunan 1.

Tugas:
Berupa gambar dan model struktur/konstruksi interior serta utilitas dan fisika bangunan dari rancangan ruang kelompok sosial inti yang sesuai dengan tugas Proyek Perancangan 2.

Buku Ajar:

1.      Mario Salvadori, Why Buildings Stand Up, WW Norton Company, New York, 1990
2.      Matthys Levy & Mario Salvadori, Why Buildings Fall Down, WW Norton Company, New York, 2002
3.      Hartono Poerbo, Utilitas Bangunan, Penerbit Djambatan, 1992
4.      Norbert Lechner, Heating, Lighting, Cooling, edisi ke 2, PT Raja Grafindo Persada, 2007
5.      Binggeli, Corky. 2009. Building Systems for Interior Designers. Wiley
6.      David Kent Ballast, AIA, Interior Construction and Detailing for Designers and Architects, Belmont, CA : Professional Publiactions, 2002
7.      Jim Postell, Nancy Gesimondo, Materiality and Interior Construction, John Wiley & Sons, 2011
8.      Maryrose McGowan, Kelsey Kruse, Interior graphic standards, John Wiley & Sons, 2003

3. ERGONOMI
ENAI600003
3 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Mahasiswa memahami prinsip-prinsip ergonomi pada perencanaan dan perancangan lingkungan binaan (anthropometri, aspek-aspek kualitas ruang: suara, vibrasi, iluminasi). Aktivitas perancangan dengan berbagai pertimbangan ergonomic ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia yang berlandaskan kepada keterbatasan dan keunggulan manusia dalam melaksanakan berbagai kegiatannya.

Silabus:
Teori dasar ergonomi sebagai bidang ilmu. Aplikasi pada perencanaan dan perancangan lingkungan binaan: ukuran dan bentuk (size and shape), pandangan (vision), suara (sound), lingkungan kerja (job design), kesalahan manusia (human error).

Prasyarat:-

Buku Ajar:
1.      Alphonse Chapanis, Human Factors in Systems Engineering. John Wiley & Sons. New York. 1996
2.      Mark S Sanders and Ernest J. MC Cormick. Human Factors in Engineering and Design, McGraw Hill, Singapore, 1992
3.      Galen Cranz, The Chair: Rethinking Culture, Body and Design, W & W Norton Company,2000.
4.      RS Bridger, Introduction to Ergonomics, Mc. Graw Hill, Singapore, 1992
5.      Amit Bhattacharya, James D Mc. Glothin, Occupational Ergonomics Theory and Applications, Marcel Dekker Inc, New York, 1996.

4. APRESIASI SENI
ENAI600001
3 SKS

Tujuan Pembelajaran :
Kepekaan estetik terhadap karya seni pada tingkat praktis dan teoritis terkait dengan disiplin ilmu, maupun dalam kehidupan sehari-hari; pemahaman pengertian apresiasi seni, teori-teori estetik dan teori-teori seni terutama pada masa kontemporer; penerapan pengetahuan tentang apresiasi seni dan mempraktekkan pembahasan tentang karya seni dan mengaitkan dengan bidang keilmuan.

Silabus:
Seni dan apresiasi seni serta penerapan praktek apresiasi seni melalui penyampaian deskripsi pengalaman (sense, estetik) dan pemahaman (konsep dan teori) terhadap karya seni, berdasarkan kriteria teknis – formal maupun pemahaman teori-teori melalui pandangan interpretative terhadap karya seni. Karya seni di sini meliputi berbagai genre seni: seni visual, audio, pertunjukan, sastra dan bidang seni lainnya yang relevan dengan bidang studi arsitektur interior.

Prasyarat: -

Buku Ajar:
1.      Alex Neil & Aaron Ridley, Arguing About Art: Contemporary Philosopical Debates, Routledge (3rd ed), 2007
2.      Arthur Danto, The Transfiguration of the Commonplace: A Phylosophy of Art,Harvard University Press, 2001
3.      Arthur Danto, The Abuse of Beauty: Aesthetics and the Concept of Art (the Paul Carus Lecture Series), Open Court,2003
4.      Cynthia Freeland, But Is It Art? An Introduction to Art Theory, Oxford University Press, 2001
5.      Claire Holt, Art in Indonesia, Continuity and Changes, Cornell University-Ithaca and London, 1967
6.      Edmund Burke Feldman, Art as Image and Idea, Prentice Hall, 1967
7.      Noel Carrol, Theories of Art Today, University of Wisconsin Press, 2000
8.      Peter Lamarque, The Philosophy of Literature (Foundation of the Philosophy of the Arts), Wiley-Blackwell, 2008
9.      Rathus Louis Fisher, Understanding Art, Prentice Hall 1994
10.  Robin Maconie, The Concept of Music, Oxford University Press USA, 1993
11.  Selected books on Aesthetics and Design (to be desiced later before/in class).

5. TEORI & METODE PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR
ENAI600013           
3 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Teori dan Metode Perancangan Arsitektur Interior merupakan kelanjutan dari mata ajar terdahulu, yaitu Teori dan Metode Perancangan Arsitektur.Fokus utama dalam mata ajar ini adalah isu 'Interioritas', yang juga merupakan fokus dari Program Studi Arsitektur Interior Universitas Indonesia.Mata kuliah ini bukan merupakan mata kuliah “how to” karena “how to”akan menjadi bagian dari Studio Perancangan Arsitektur Interior. Namun, isu-isu lain yang berkaitan dengan bidang Arsitektur Interior akan dibahas selama isu tersebut relevan. Seperti pada Teori dan Metode Perancangan Arsitektur, mata ajar ini membahas teori dan metode yang akan menjadi “critical tools” yang penting bagi mahasiswa untuk diaplikasikan di dalam tugas-tugas Studio Perancangan maupun pada masa-masa selanjutnya.

Silabus:
Interiority; Body and space; Programming; Type, Sign and Society; Design in Society, Semiotics in Design; Critical Regionalism; Design and the Issue of Locality; Folding.

Prasyarat: Telah mengambil Teori dan Metode Perancangan Arsitektur

Buku Ajar:
1.      Shashi CaanBeing, in a book, Rethinking Design and Interiors: Human Beings in the Built Environment, Laurence King Publishing, London, 2011.
2.      Mark Kingwell, Mark Taylor and Julieanna Preston,Tables, Chairs, and Other Machines for Thinking, in Intimus, by (eds.), Wiley-Academy, Chichester, 2006, pp. 173-179.
3.      Gaston Bachelard, The Dialectics of Outside and Inside, inIntimus, by Mark Taylor and Julieanna Preston (eds.), Wiley-Academy, Chichester, 2006, pp. 22-25.
4.      Rem Koolhaas, Delirious New York: A Retroactive Manifesto of Manhattan, (1978)
5.      Adrian Forty, Words and Buildings: a Vocabulary of Modern Architecture, pp. 304 – 311.
6.      Michel Foucault,Discipline and Punish, by (only the chapter on disciplining the docile bodies).
7.      Neil Leach (ed),Rethinking Architecture. Read articles by Umberto Eco and Roland Barthes.
8.      Robert Venturi, Denis Scott Brown, Steven Izenour,Learning from Las Vegas,
9.      Fredric Jameson,Postmodernism, or the Cultural Logic of Late Capitalism. Read the parts of The Rise of Aesthetic Populism, and Postmodernism as Cultural Dominant (pp. 54-58). Then, read The Bonaventura Hotel (pp. 80-84). Can be downloaded fromhttp://classweb.gmu.edu/sandrew3/misc/nlr142jameson_postmodernism.pdf
10.  Kenneth Frampton,Towards a Critical Regionalism: Six Points for an Architecture of Resistance. Can be downloaded from: http://www.colorado.edu/envd/courses/envd4114-001/Spring%2006/Theory/Frampton.pdf
11.  Greg Lynn,Architectural Curvilinearity: the Folded, the Pliant and the Supple, in Theories and Manifestoes of Contemporary Architecture (Jencks and Kropf, eds., 1999), pp. 125-127.
12.  (optional) Guy Debord, Society of Spectacle, by 1967. Can be downloaded fromhttp://www.marxists.org/reference/archive/debord/society.htm, OR http://library.nothingness.org/articles/SI/en/pub_contents/4

13.  (optional) Maurice Merleau-Ponty, Part II, The World as Perceived, in Phenomenology of Perception, by (English trans. by Colin Smith), Routledge, London, 2002). Can be downloaded on:https://wiki.brown.edu/confluence/download/attachments/73535007/Phenomenology+of+Perception.pdf?version=1&modificationDate=1286305678000

Mata Kuliah Wajib Arsitektur Semester 4



PROYEK PERANCANGAN 2
Proyek Perancangan 2 merupakan kegiatan perancangan ruang Kelompok Sosial Inti (KSI). Proyek Perancangan 2 merupakan integrasi dalam penerapan pengetahuan perancangan ruang melalui pendekatan gagasan dwelling dan pertimbangan siklus kehidupan dan kegiatan sehari-hari dari KSI, penerapan prinsip-prinsip dasar struktur dan konstruksi bangunan bertingkat rendah, utilitas bangunan serta kaidah-kaidah fisika bangunan. Proyek Perancangan 2 terdiri dari kegiatan pembelajaran dalam dua mata ajaran yang saling mendukung yaitu Perancangan Arsitektur 2 dan Teknologi Bangunan 2.

1. PERANCANGAN ARSITEKTUR 2
ENAR600004 / ENAR610002
7 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Merancang ruang kelompok sosial inti (KSI) melalui pendekatan gagasan dwelling dengan mempertimbangkan siklus kehidupan dan kegiatan sehari-hari dari KSI.

Silabus:
Perancangan Arsitektur 2 mengajukan persoalan kritikal ruang kehidupan manusia dalam konteks komunitas urban, melalui perancangan sebuah dwelling. Pengetahuan perancangan mencakup pemahaman pengertian dwelling, observasi dan analisis terhadap sebuah KSI, pemahaman terhadap konteks fisik dan konteks sosial budaya dari rancangan, pengembangan gagasan kualitas ruang secara kreatif, perumusan organisasi dan program ruang, yang menjadi landasan pengembangan gagasan ruang secara terintegrasi, yang dikomunikasikan secara profesional.

Prasyarat:
Pernah mengikuti mata ajaran Perancangan Arsitektur 1
Pernah atau sedang mengikuti mata ajaran Teknologi Bangunan 2

Tugas:
Melakukan kajian yang komprehensif terhadap preseden dwelling dengan kualitas rancangan ruang dan teknologi terbaik
Merancang ruang untuk sebuah KSI.

Buku Ajar:
1.  Martin Heidegger, “Building, Dwelling, Thinking”, in Poetry, Language, Thought. New York: Harper and Row, 1971
2.      Norberg Schulz; The Concept of Dwelling, New York, 1984: Introduction & Chapter I. Dwell-ing and Existence, pgs. 9 – 30.
3.      Norberg Schulz, Genius Loci: Toward a Phenomenology of Architecture, Rizolli International Publication, 1980.
4.      Amos Rapoport, House Form and Culture, Prentice Hall, Inc., 1969 especially Chapter 2. “Alternative Theories of House Form and Chapter Socio-cultural Factors and House Form,” pgs: 18 – 82.
5.      Gaston Bachelard, Poetic of Space in Neil Leach, 1997.,Rethinking Architecture, Routledge: London
6.      E.H Ericson, The Life Cycle Completed, W.W. Norton & Company, 1997
7.      Paul Oliver, Dwellings: The House Across the World, Phaidon Press Limited, 1990 especially Chapter 8 “Values, Symbols and Meanings,” pgs. 153-170.
8.      Witold Rybczynski, Home: A Short History of an Idea, Viking Penguin Inc., 1986.
9.      Hannah Arendt, The Human Condition, University of Chicago Press, 1998

2. TEKNOLOGI BANGUNAN 2
ENAR600013 / ENAR610007
3 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Mahasiswa mampu menganalisis dan merancang sistem struktur dan konstruksi bangunan bertingkat rendah (low-rise), lengkap dengan utilitas di dalam dan di luar bangunan, kaidah fisika bangunan (passive cooling) untuk kenyamanan serta aplikasi keterbangunan dari sistem struktur yang dipilih.

Silabus:
-          Aplikasi keterbangunan dari sistem struktur yang dipilih pada bangunan bertingkat rendah (low-rise)
-          spesifikasi bahan dan estimasi biaya (RAB).
-          Kaidah penerapan utilitas serta fisika bangunan (passive cooling) untuk kenyamanan termal dan pencahayaan.

Prasyarat:
Pernah mengikuti mata ajaran Teknologi Bangunan 1.

Tugas:
Berupa gambar dan model struktur/konstruksi serta utilitas dan fisika bangunan dari rancangan ruang kelompok sosial inti yang sesuai dengan tugas Proyek Perancangan 2.

Buku Ajar:
1.      Mario Salvadori, Why Buildings Stand Up, WW Norton Company, New York, 1990
2.      Matthys Levy & Mario Salvadori, Why Buildings Fall Down, WW Norton Company, New York, 2002
3.      Durham, Theory and Practice of Reinforced Concrete
4.      Barrie DS, Professional Construction Management
5.      Hartono Poerbo, Utilitas Bangunan, Penerbit Djambatan, 1992
Norbert Lechner, Heating, Lighting, Cooling, edisi ke 2, PT Raja Grafindo Persada, 2007

3. SEJARAH ARSITEKTUR II
ENAR600009 / ENAR610013
3 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Memperkenalkan karya-karya Arsitektur modern Indonesia

Silabus:
-          Definisi dan deskripsi Arsitektur Indonesia modern
-          jaman keemasan Hindia Belanda, 1870-1990
-          arsitektur modern di Belanda menjelang abad ke 20
-          karya awal para arsitek Belanda dan Indonesia generasi pertama
-          arsitektur modern untuk Indonesia
-          langgam internasional dan daerah
-          arsitektur sebagai industri konstruksi
-          elektiksisme
-          karya para arsitek muda Indonesia.

Prasyarat: -

Buku Ajar:
1.      Huib Akihary, Architectuur en Stedebouw in Indonesie 1870-1970, De Walburg Pers; Volledig herziene druk edition, 1990
2.      Leonardo Benevolo, History of Modern Architecture - Vol. 1, MIT Press, 1977
3.      Leonardo Benevolo, History of Modern Architecture - Vol. 2, MIT Press, 1977
4.      Indonesian Heritage Series: Vol 6 Early Modern History of the Indonesian Archipelago, Editions Didier Millet, 1996


4. TEORI & METODE PERANCANGAN LINGKUNGAN
ENAR600016 / ENAR610011
3 SKS

Tujuan Pembelajaran:
Membekali mahasiswa dasar pemikiran dan cara -cara merancang lingkung bangun sehingga mampu menjelaskan dasar pemikiran dan menerapkan salah satu cara merancang lingkung bangun dalam bentuk tulisan dan gambar (sketsa).

Silabus:
-          Teori dan cara berpikir: Axiomatik dan redukatif
-          Teori dan cara mengenal masalah lingkung bangun, pengamatan lingkungan dan bangunan pembentuknya
-          Teori dan cara memahami masalah lingkung bangun, analisis lingkungan
-          Teori dan cara menyelesaikan masalah perancangan lingkungan bangun

Prasyarat: -

Buku Ajar:
1.      Gunawan Tjahjono, Metode Perancangan: Suatu pengantar untuk arsitek dan perancang, 1998
2.      Christoper Alexander, Notes on the Synthesis of Form, Harvard University Press, 1994
3.      Christoper Alexander, Timeless Way of Buildings, Oxford University Press, 1979